Lompat ke isi

Ikhtiar

15 Juli 2011

Ikhtiar itu… adalah puncak keimanan seorang muslim.

Beberapa minggu ini saya disibukkan dengan bekerja dan mencari pekerjaan. Well, walaupun serabutan..  Saya ingin hidup mandiri. Tentang melamar pekerjaan, jujur saya agak hopeless… Walaupun saya sering mengatakan ingin bekerja, ingin cari uang, menafkahi hidup sendiri dan saya bilang saya bosan sekolah, bosan belajar. Ingin break sejenak. Sebenarnya, dari hati yang paling dalam, saya masih ingin sekolah. Saya bahkan sangat ingin memperdalam pelajaran yang selama ini saya dapatkan dan saya lupakan.

Saya bahkan bekerja agar dapat sekolah dari hasil kerja sendiri, bukan dari orang tua.  Saya benar-benar masih ingin belajar. Tapi manusia butuh untuk memiliki rasa tanggung jawab. Dan…. Saya harus memilikinya!

Beberapa minggu yang lalu, saya sempat menjalani tes untuk melamar sebuah perusahaan di bidang yang saya kuasai. Tapi.. dua minggu berlalu, blm ada kabar. Apakah saya akan diterima? atau mungkin ditolak?

Saya takut, saya takut gagal. Saya takut mengalami kegagaln untuk kesekian kali. Saya sangat sangat takut..

“Jika gagal apa yang akan kamu lakukan?” Petanyaan yang sangat sederhana yang sering saya dengar dan saya katakan saat mewawancarai rekruitasi di kampus. Tapi tidak mudah ketika saya sendiri yang menjawab pertanyaan itu di hadapan orang lain.

“Saya akan berusaha melamar ke perusahaan-perusahaan lain yang mau menerima saya..” Percaya atau tidak, saya mengucapkannya dengan sedih dan sedikit bergetar.

Yak, ‘akan terus berusaha’ mungkin adalah sebuah ikhtiar juga. Suatu hal yang tidak mudah. And than, apakah saya mampu untuk menuju puncak itu? Jalan ini sangat mendaki, curam, penuh bebatuan…. Saya hampir menyerah, saya merasa tidak sanggup. Saya ingin berlari, kembali pulang ke rumah. Tidur di kamar yang nyaman dan menghilangkan semua peluh.

Tapi…  saya ingin memperbaiki banyak hal. Ingin saya katakan, “Bapak.. ibu.. jangan khawatir, saya baik-baik saja di sini… sangat baik”. Dan saya tidak hanya kata, saya ingin membrikan bukti.

Mencari kerja, sebuah kata yang sedih walau penuh tantangan. Sebuah kata yang mungkin bisa menjelaskan saya sedikit tentang ikhtiar…

From → Tak terkategori

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s